Misbakus Solikin adalah salah satu talenta berbakat hasil kompetisi internal Persebaya Surabaya. Pemain tengah binaan klub Al-Rayyan ini mulai bergabung dengan Persebaya Surabaya di tahun 2013 silam, disaat Tim Bajul Ijo masih bernama Persebaya 1927 dan dalam status dualisme.

Sebelum Liga 2 2017 bergulir, Misbakus Solikin ikut menyumbangkan gelar kampiun Piala Dirgantara 2017. Setelah kapten Persebaya, Mat Halil terbentur regulasi kompetisi karena kendala usia maksimal, Cak Mis kemudian didapuk menjadi kapten tim.

Gol debutnya di Liga Indonesia dicetak di laga pembuka Liga 2 2017 melawan Madiun Putra yang menyelamatkan muka Persebaya di kandang sendiri dan akhirnya usai dengan hasil imbang 1-1.

Pemain bernomor punggung 6 ini muncul sebagai top skor Persebaya Surabaya dengan 12 gol di Liga 2 2017 sekaligus membawa Persebaya menjadi jawara liga beserta tiket promosi ke Liga 1 2018.

Sahabat dari pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono ini dikenal memiliki tendangan bebas yang terarah, keras dan mematikan. Tak heran pula jika Cak Mis sering didaulat sebagai pengambil tendangan bebas, tendangan sudut dan tendangan penalti Persebaya Surabaya ketika itu.

Pemain berkarakter “stylish” ini sering mencetak gol penentu bagi Persebaya Surabaya. Salah satu yang bakal diingat adalah gol tunggalnya ketika Persebaya menang 1-0 atas Arema Malang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada partai Liga 1 Gojek 2018 tanggal 6 Mei 2018.

Setelah tak lagi diperpanjang kontraknya, maka musim 2020 ini Misbakus Solikin bergabung dengan klub PSS Sleman dengan memakai kostum bernomor punggung 66. Sukses selalu Cak Mis!!! Mungkin esok bisa jumpa lagi di Persebaya. (dpp)