Siapa tak kenal dengan sosok rendah hati dan ramah bernama Mat Halil ? Bek sayap kiri ini pastilah mendapat tempat tersendiri di hati Bonek dan Bonita para pendukung setia Persebaya Surabaya.

Mat Halil dilahirkan di Surabaya pada tanggal 3 Juli 1979. Klub junior yang diperkuatnya adalah PS Sakti yang juga merupakan klub anggota kompetisi internal Persebaya Surabaya. Di tahun 1998, nama Mat Halil terpilih untuk memperkuat skuat Persebaya Jr. di ajang Piala Suratin 1998. Di turnamen untuk usia muda ini Mat Halil dkk mampu menembus babak final melawan Persijap Jepara. Sayang di partai pamungkas Tim Bajul Ijo harus takluk 1-2 dari Laskar Kalinyamat. Kendati Persebaya tumbang di final, tapi tidak dengan Mat Halil. Namanya kemudian dimasukkan kedalam skuat Persebaya Senior proyeksi Liga Bank Mandiri VI 1999-2000.

Tim Persebaya Surabaya di awal Liga Bank Mandiri VI dilatih oleh mantan pemainnya sendiri, yaitu Riono Asnan. Secara kebetulan ketika itu Tim Bajul Ijo baru saja ditinggalkan oleh banyak pemain intinya. Salah satunya adalah kapten tim, Aji Santoso, bek sayap kiri nasional yang hengkang memperkuat PSM Makassar. Nama Mat Halil rupanya ada dalam skema permainan Riono Asnan dan dipersiapkan sebagai pengganti Aji Santoso di sektor bek sayap kiri.

Pada akhirnya sejarah mencatatkan debut Mat Halil di Liga Indonesia bersama Persebaya Surabaya pada tanggal 7 November 1999. Ketika itu Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 dengan tim tamu PSIM Jogjakarta. Dan penampilan Halil yang mengenakan kostum nomor punggung 3 ketika itu sepanjang pertandingan termasuk konsisten baik dan menjanjikan.

… (bersambung)