Aser Mofu (kiri) dan sahabatnya Mudayat dalam seragam PSAD

Di tahun-tahun sekarang ini tak banyak orang mengetahui bahwa sejatinya Persebaya Surabaya sudah memiliki pemain asal Papua (dulu Irian Jaya) sejak tahun 1972.

Siapakah dia ? Dia bernama Aser Mofu. Pemuda kelahiran Biak pada tanggal 1 September 1950 ini memperkuat Persebaya Surabaya sejak akhir tahun 1972 hingga pertengahan tahun 1982. Sebelum bermain bersama Tim Bajul Ijo, Aser Mofu bermain untuk klub Persipura Jayapura antara tahun 1967-1972. Bersama Tim Mutiara Hitam dirinya sempat memperkuat Tim Irian Jaya di ajang PON ke-VII tahun 1969 di Surabaya dan terpanggil memperkuat Timnas PSSI B di tahun yang sama.

Di Surabaya Aser mengenakan kostum dengan nomor punggung favoritnya, tujuh. Selain tercatat sebagai punggawa Persebaya Surabaya, Aser pun juga tercatat sebagai pemain klub internal PS Angkatan Darat (PSAD) hingga awal tahun 1973. Setelahnya Aser memperkuat klub internal lainnya, Suryanaga.

Ketika awal-awal memperkuat Persebaya Surabaya, dia mendapatkan banyak ilmu dari para seniornya yang memang sudah banyak makan asam garam sepak bola nasional. Seperti Abdul Kadir, Jacob Sihasale, Andi Slamet (Phing An), Januar Pribadi (Phoa San Liong), Rusdy Bahalwan, Rudy William Keltjes, Mudayat dan banyak lainnya.

Seusai gantung sepatu di tahun 1982, Aser Mofu menekuni pekerjaannya sebagai PNS di lingkungan Pemda Surabaya. Selain itu dia juga mengambil kursus wasit pada waktu luangnya.

Saat ini beliau tinggal di daerah Kalijaten, Kletek, Sidoarjo. Sehat selalu Pak Aser! (dpp)

Disarikan dari buku Persebaya And Them : Yang Lokal Yang Bersemangat Jilid 1