Tanggal 8 Oktober 1997 Persebaya Surabaya melakoni leg kedua Babak Pertama Piala Champions Asia 1997 melawan jawara Korea Selatan, Hyundai Ulsan di Kota Ulsan, Korea Selatan. Persebaya Surabaya dengan pelatihnya Rusdy Bahalwan membawa misi balas dendam. Karena di leg pertama yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya pada tanggal 23 Agustus 1997 sebelumnya, Persebaya Surabaya yang tampil pincang karena beberapa pemain kuncinya absen karena pemusatan latihan Timnas Indonesia ASEAN Games 1997 harus takluk 1-2 (0-1) setelah sebelumnya unggul dahulu melalui sontekan pemain asal Brazil, Jacksen F. Tiago di menit ke-13.

Sayang cuaca dingin menjadi kendala tersendiri bagi pemain Tim Bajul Ijo ketika itu. Bahkan beberapa pemain kita sempat mengalami mimisan karena tak tahan dengan hawa dingin tersebut. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Hyundai Ulsan 3-0. Awal restart babak kedua Green Force mampu membuat gol melalui striker berdarah Ambon, Reinald Pieters. Tersengat dengan gol ini, Ho Myung-Bo dkk menggempur pertahanan Persebaya Surabaya. Hasilnya mereka mencetak gol kembali melalui pemain tengah Yoo Sang-Chul. Hasil akhir pertandingan ini Persebaya Surabaya kalah 4-1 dari tuan rumah Hyundai Ulsan. Dan secara aggregate kalah 2-6.

Pengalaman memang mahal harganya. Tapi pasti ada pelajaran yang bisa di petik dari lawatan ke Asia Timur kali ini. Bravo Persebaya Surabaya!!!

*penulis adalah penulis buku Persebaya And Them : Jejak Legiun Asing Tim Bajul Ijo