Infografis Rudy W. Keltjes

Rudy William Keltjes adalah salah satu mantan pemain dan mantan pelatih Persebaya yang memiliki darah campuran Belanda dan Indonesia. Pelatih asal Situbondo kelahiran 12 Februari 1952 mendapatkan dua kali kesempatan melatih Persebaya Surabaya. Yakni di Kompetisi Liga Bank Mandiri VII musim 2000/01 dan di sepuluh pertandingan sisa Indonesia Super League musim 2009/2010.

Di Liga Bank Mandiri VII, Rudy ditunjuk oleh Karwoto Sumoprawiro, manajer Persebaya Surabaya ketika itu, untuk memimpin Bejo Sugiantoro dkk. Padahal di laga-laga pramusim, pelatih Persebaya adalah Subangkit. Selama melatih di Karanggayam, Rudy dibantu oleh dua asisten pelatih. Yaitu Ibnu Grahan dan Bambang Rahman.

Di babak penyisihan grup, Green Force dibawanya menjadi runner-up grup Wilayah Timur dibawah PSM Makassar. Lalu di Babak 8 Besar Grup A yang dimainkan di Medan, Sumatera Utara, Tim Bajul Ijo kembali meraih hasil runner-up dibawah tuan rumah PSMS Medan. Sayang di partai semifinal melawan rival klasik Persija Jakarta, Tim Bajul Ijo harus takluk 2-1. Mencapai semifinal inilah prestasi terbaik Rudy bersama Persebaya Surabaya.

27 Februari 2010 adalah tanggal dimana Rudy W. Keltjes resmi melatih Persebaya Surabaya untuk kedua kalinya. Sedikit berbeda dengan musim terdahulunya yang dimulai di awal musim, kali ini Rudy mendapat tugas mengangkat performa Arek-Arek Karanggayam yang memudar di pentas Indonesia Super League musim 2009/10 . Dirinya menggantikan Danurwindo yang dipecat serta mendapat mandat di 10 pertandingan tersisa untuk mengerek naik posisi tim di klasemen sementara. Namun apa lacur,  karena berbagai faktor, Persebaya Surabaya sejak dilatih oleh Rudy terjerembab di posisi 17 klasemen akhir.

Well, Opa Rudy terima kasih atas jasa-jasamu. (dpp)