Hayo siapa yang familiar dengan nama Subodro? Beberapa orang dari generasi jaman now mungkin mengenalnya. Panggilan akrabnya adalah Bodem. Biasa disapa Abah Bodem.

Pria asli Surabaya ini cukup lama membela panji Persebaya Surabaya. Mulai dari tahun 1970 hingga gantung sepatu di tahun 1985. Perjalanan karirnya sebagai pemain bergelimang pengalaman dan gelar. Salah satu gelar bergengsi yang pernah diraihnya adalah Juara Kompetisi Perserikatan Tahun 1977.

Tapi tahukah Anda kalau mantan Camat Bubutan ini juga pernah melatih Persebaya Surabaya di era Liga Indonesia? Ya, Abah Bodem pernah membesut Tim Bajul Ijo di musim 1997/98 dan 5 pertandingan awal musim 1998/99 silam.

Di Liga Indonesia IV 1997/98, dirinya yang berposisi sebagai asisten pelatih naik pangkat menjadi pelatih kepala karena Pelatih Rusdy Bahalwan ditarik menangani Timnas Indonesia untuk ajang Piala Tiger 1998. Bodem menggantikan sahabat akrabnya itu disaat Persebaya memiliki catatan 3 kemenangan, 3 hasil imbang dan 1 kekalahan Dengan gol memasukkan 8 dan gol kemasukkan 4.

Sayang seribu sayang, pada akhirnya memang kompetisi tak pernah selesai karena alasan keamanan. Namun karir melatih Bodem bersama Tim Bajul Ijo cukup istimewa. Di musim yang kacau ini, dirinya membawa Persebaya Surabaya memuncaki klasemen sementara Wilayah Barat mendahului rival klasiknya Persija Jakarta dengan selisih satu poin dan memiliki tabungan satu pertandingan tunda melawan tim yang sama di Jakarta. Catatannya musim ini bersama Persebaya ? 5 kali menang, sekali imbang dan sebuah kekalahan menghiasi curriculum vitae miliknya.

Kesempatan kedua untuknya tiba di Liga Indonesia V musim 1998/99. Dirinya ditunjuk melatih Tim Bajul Ijo musim itu. Debutnya musim ini diawali dengan kemenangan 2-0 di kandang sendiri atas tamunya Barito Putera Banjarmasin yang diselenggarakan pada tanggal 1 November 1998.

Karena alasan pekerjaan sebagai Camat Tenggilis Mejoyo yang tak dapat ditinggalkan. Abah Bodem harus pamit undur diri dari tim. Padahal ketika itu Persebaya masih berada di puncak klasemen sementara dengan 3 kali menang, sekali seri dan sebuah kekalahan. Dengan gol memasukkan 7 gol dan kebobolan 3 gol.

Untuk sementara posisinya digantikan oleh asistennya, Totok Risantono. Yang kemudian diganti oleh Rusdy Bahalwan sebagai pelatih tetap.

Sehat terus Abah Bodem. Sumbang saran untuk Persebaya Surabaya selalu dinantikan. (dpp)