Foto: Bola.com

Pelatih senior Suhatman Imam ternyata sempat setengah musim melatih Persebaya. Hal ini terjadi pada pelaksanaan Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum 2007. Perlu pembaca ketahui, Suhatman Imam ini adalah salah satu legenda sepak bola Indonesia yang dibesarkan oleh klub PSP Padang. Karirnya sebagai pemain dan pelatih begitu mengkilap. Tak salah jika kemudian dirinya dijadikan salah satu pilihan calon pelatih Persebaya.

Pria murah senyum kelahiran Padang, 26 Februari 1956 ini menggantikan pelatih sebelumnya, Ibnu Grahan yang gagal membuat Persebaya kompetitif di putaran pertama. Manajer tim, Lillik Suhartoyo sampai harus datang langsung ke Padang dan bertemu dengan pengurus PSP Padang untuk mengurus kepindahan dirinya.

Target yang dibebankan kepadanya adalah lolos ke Kompetisi Indonesia Super League musim mendatang. Dan ini berarti Tim Bajul Ijo minimal menyelesaikan kompetisi di peringkat kesembilan pada klasemen akhir. Namun sejarah pada akhirnya menuliskan: Suhatman Imam gagal memenuhi target tersebut. Bejo Sugiantoro dkk hanya bisa bertengger di peringkat ke-14 klasemen akhir kompetisi. Walhasil, kontrak Suhatman Imam bersama Persebaya Surabaya tak diperpanjang untuk musim selanjutnya.

Debut pelatih urang awak bersama Green Force ini terjadi pada 10 Juni 2007. Yakni saat Persebaya menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya dalam leg pertama babak 32 besar Copa Indonesia 2007. Hasil pertandingan ini imbang 1-1. Dengan gol Persebaya di cetak oleh pemain asal Argentina, Pablo Rojas, di menit ke-24 yang kemudian dibalas oleh Melky Pekey di menit ke-72.

Tarimo kasih atas sentuhannya Uda Imam. Sehat dan sukses selalu! (dpp)