Persebaya Surabaya pernah merasakan tiga kali sentuhan pelatih kepala berdarah Brazil. Yakni Jacksen F. Tiago (2001,2003-2005), Gildo Rodriguez (2007) dan terakhir Fabio Oliveira (2013).

Memang dari ketiganya sejarah mencatat hanya Jacksen F. Tiago yang berjodoh dengan Tim Bajul Ijo dengan menyumbangkan dua gelar juara secara beruntun. Yakni kampiun Divisi Satu Liga Indonesia 2003 dan juara Divisi Utama Liga Bank Mandiri 2004.

Tapi jejak Fabio Oliveira bersama Persebaya Surabaya menarik untuk ditulis. Mantan pemain Persita Tangerang kelahiran Brazil tahun 1973 ini ditunjuk menangani Green Force pada putaran kedua Indonesia Premier League 2013 menggantikan peran pelatih sebelumnya, Ibnu Grahan, yang mengundurkan diri karena serentetan hasil buruk yang diterima oleh Tim Persebaya Surabaya.

Selepas gantung sepatu sebagai pemain, Fabio Oliveira sempat masuk menjadi tim pelatih klub internal Persebaya Surabaya, PS Suryanaga. Fabio pun sempat menjadi asisten pelatih Jacksen F. Tiago di Timnas Indonesia.

Sayang karir kepelatihan Fabio Oliveira tak lama. Kompetisi IPL 2013 diberhentikan oleh federasi. Dan usai sudahlah perjalanan Fabio bersamaan dihukumnya Persebaya Surabaya tidak boleh berkompetisi di kompetisi resmi oleh PSSI. (dpp)