Carlos de Mello.

Hayo di era sekarang ini siapa yang ingat dengan pemain asal Brazil bernama panjang Antonio Carlos de Mello Machedo ini ?

Playmaker flamboyan ini mulai bermain di Indonesia pada tahun 1994. Secara berurutan, klub yang dibelanya antara lain Petrokimia Putra Gresik, Mitra Surabaya, Persebaya Surabaya , PSM Makassar, Persita Tangerang dan PSPS Pekanbaru. Menariknya empat dari enam klub Indonesia yang pernah dibelanya, semuanya pernah menjejak (minimal) babak semi final kompetisi. Dua klub diantaranya bahkan bablas menjadi juara. Dan ini terjadi kepada Persebaya Surabaya dan PSM Makassar.

Bicara mengenai kualitas Carlos de Mello, sebetulnya tak perlu dipertanyakan lagi. Kualitas dari umpan dan visi bermainnya jelas. Tapi gaya permainannya yang terkesan “malas” dan seperti bebek inilah yang terekam kuat dalam ingatan pecinta sepak bola Indonesia.

Carlos de Mello bergabung bersama Persebaya Surabaya pada musim ketiganya di Indonesia. Di tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo inilah Carlos bersua dua kompatriotnya, Jacksen F. Tiago dan Justino Pinheiro.

Tetapi tahukah anda jika gelandang elegan ini adalah pencetak gol ke-100 Persebaya Surabaya di ajang Liga Indonesia ? Gol ke-100 ini tercipta pada tanggal 1 Desember 1996. Ketika Carlos de Mello mencetak gol pertama pembuka kemenangan Persebaya 5-2 atas tamunya Semen Padang. Gol ini tercipta karena kejelian Carlos melewati tiga orang pemain lawan dan kemudian menceploskan bola ke tiang jauh.

Bravo, Carlos!! (dpp)